Pages

Wednesday, 7 July 2010

ada sesuatu

ada sesuatu yang seharusnya aku tahu tapi aku tidak tahu
ada sesuatu yang seharusnya aku mengerti tapi aku tidak coba untuk mengerti
ada sesuatu yang seharusnya aku jauh tapi aku tidak menjauh
ada sesuatu yang seharusnya aku mengalah tapi tidak tahu harus mengalah kepada siapa
ada sesuatu yang seharusnya aku berlalu tapi tidak segera berlalu
ada sesuatu yang berbeda tapi tidak tahu bagian mana yang berbeda
ada sesuatu yang seharusnya aku marah tapi aku tidak bisa
ada sesuatu yang seharusnya tidak terjadi tapi itu terjadi
ada sesuatu yang hilang saat kamu bersama mereka
ada sesuatu yang seharusnya tidak ada tapi itu ada
semoga segala perasaan itu hanya sesuatu yang seharusnya...

Heart to heart – Kejujuran, Waktu, Lebih Baik dan Tentang Rasa

1 July 2010

KEJUJURAN adalah sebuah harga mati yang sangat akan menjadi baik jika kita berani mengungkapkan apa yang sebenarnya kita alami dan apa yang sebenarnya kita rasakan, tapi disisi lain KEJUJURAN taruhannya adalah hati dan perasaan. Hemmm…ini kisah tentang aku dan kejujuran. Saat harusnya aku menjadikan dia lebih semangat untuk mengerjakan apa yang harus dikerjakan tapi malah aku membuatnya kecewa dan menangis, aku ga pernah ada maksud buat dia kecewa bahkan menangis. Tapi ternyata kejujuranku membuat dia kecewa dan menangis. Yah…maksud hati ingin jujur tapi malah sebaliknya. Tapi ga papa setidaknya aku udah berusaha buat jujur sama dia. Hmmm…sekarang semuanya kembali seperti semua, merajut lagi keindahan dari awal. Jadi saat ini mungkin yang terbaik buat aku adalah sejenak menutup diri dari dunia luar untuk merevisi ulang tentang arti KEJUJURAN, waktu dan tentang rasa yang akan terjadi saat kejujuran terjadi. Hmmm…maafin aku yah…aku ga pernah ada maksud buat kamu kecewa dan menangis, aku uda janji kan ga akan bikin kamu kayak gitu lagi…aku akan selalu ingat janji itu, dan tidak akan pernah lupa. InsyaAllah.

Heart to heart – Kenapa kamu seperti ini …

30 June 2010

“tapi makasih, udah bikin aq nangis! Dan aq tw apa salahq, knp km seprti ini…”
Kata ini bener2 membuat aku hancur, saat harusnya aku mengukir kenangan dengan dia di saat saat terakhir mungkin aku tidak lagi bisa melihat dia. Bingung, kenapa aku seperti ini ? sudah mengecewakan apa yang seharusnya aku bahagiakan, kesalahan TERBESAR adalah membuat kamu MENANGIS. Speechless aku udah setelah tadi malam aku berantem hebat sama kamu, tadi aku cuma mau jujur tentang sesuatu yang membuat aku kurang cocok dengan lingkungan sekitar. Tapi tiba2 aku dibalikkan dengan fakta ternyata kejujuranku itu kurang pada waktunya. Kenapa ga dari dulu aku jujur, kenapa kamu mesti yakin kamu bisa mendem semuanya sendiri, sekarang semuanya sudah terjadi kata maaf pun sepertinya cuma kata buaian yang memang harus dilakukan saat itu, nanti, dan seterusnya mungkin hanya itu kata terakhir yang bisa aku ucapkan. Aku ga bener2 tahu apa yang kamu inginkan, aku ga bener2 tahu arti dari semuanya.
“maafin aku yah udah buat kamu kecewa dan udah buat kamu nangis, aku ga seharusnya bikin kamu kecewa dan nangis kayak tadi malem. Aku sayang kamu, tapi aku ga pernah bisa ngerti kamu, malah bikin kamu kecewa mulu trus bikin kamu nangis. Maafin aku abel. Aku janji ga akan bikin kamu nangis dan kecewa lagi.”

Heart to heart – Sejauh Mungkin

29 June 2010

Setelah sekian lama tidak bertatap dan tidak bertemu, kali ini aku bertatap lagi dengan dia, huftt…bingung mau ngapain sampai saat ini aku belum bisa menerjemahkan setiap gelisah dan geliat hati ini yang setiap bertemu dengan dia selalu salah aturan. Padahal niat pertama ingin tidak lagi seperti dulu. Tapi tetep ga bisa, huffttt…cinta, suka, atau saying kah ini yang kurasakan. Akupun masih belum bisa menerjemahkan apa yang terjadi. Aku berharap semuanya jelas diakhir nanti. Aduuhhh…lelah hati yang tak kau liat kini tiada lagi ku dapatkan teduhnya jiwa. Baiknya ku pergi tinggalkan dirimu sejauh mungkin untuk melupakan. Yang aku takutkan cuma satu dari semua ini, aku takut salah mengartikan semua yang telah dan kini terjadi. Karena kamu tahu aku sayang sama kamu. Mungkin itu uda cukup membuktikan kenapa sekarang aku harus seperti ini terhadap mu. Aku sudah putus asa sekarang dengan dirimu. Benar – benar lelah, jadinya emang baiknya aku pergi sejauh mungkin. Ingatlah satu hal saat kamu melihat ku kelak katakan pada teman disampingmu “dia adalah orang yang menyayangiku setulus hati dia”.

Tuesday, 6 July 2010

Perasaan Ini…

Perasaan ini datang dengan cepat dan pergi dengan cepat pula, tidak pernah mengerti kenapa bisa terjadi seperti ini, seolah semuanya begitu tidak nyata dalam pandangan mata ini. Tidakkah aku bermaksud untuk tidak mempercayai perasaan ini tapi setiap ini datang dan ini terjadi seolah perasaan itu benar-benar nyata dan benar-benar tidak bermimpi, tapi saatnya hadir sesuatu yang tidak ingin terjadi perasaan itu tiba-tiba beranjak pergi dari kehidupan ini. Masih tidak mengerti apa arti dari semua ini tapi aku coba untuk selalu bisa mengerti tentang perasaan ini. Meski akhirnya nanti aku baru bisa mengerti saat perpisahan terjadi.